Life on The Second Tought…

Minggu ini baru aja finish nonton dorama "Sekai no Chuusin, Ai wo Sakebu".
Di dorama itu bener-bener terasa bgt
dengan keadaan kita yang sekarang, kita harus lebih mensyukuri nikmat yang telah diberikan
Tuhan kepada kita. Hidup itu cuma sebentar.. jadi lakukan yang terbaik yang bisa kita
lakukan, selagi kita masih diberi kesehatan sama Tuhan

Film itu menceritakan gimana perjuangan seorang bernama Aki Hirose yang enerjik /
super power girl, seorang yang paling benci kekalahan… yang menjalin cinta dengan
Sakurato ( Saku-chan ).. dimana di tengah2 kesemarakan asmara mereka dan semangat untuk meraih cita-cita dan impian bersama
harus terhalangi dengan divonisnya Aki Hirose menderita Leukimia.

Pada akhirnya Aki Hirose sebagai seorang yang benci kekalahan harus ‘kalah’ dari penyakitnya
… T_T

namun demikian sampai detik terakhirnya dia tidak pernah merasa kalah dan terus semangat
untuk hidup. Perjuangan seorang Aki Hirose sebelum ajalnya ini bener-bener membuat
bulu kuduk merinding.. dan terus berpikir apakah kita sudah melakukan sesuatu yang terbaik ?

Dengan segudang cita-cita atau impian yang kita tanamkan sejak kecil sampai
beranjak dewasa.. akankah Tuhan mengijinkan kita
untuk membuka jalan menuju tercapainya cita-cita tersebut ?
oleh karenanya sebelum kita
dipanggil Tuhan… mari lakukan apa yang belum pernah kita lakukan di masa lalu
untuk selangkah menggapai menuju cita-cita kehidupan kita yang tertinggi. Bisakah kita ?


Makna kedua adalah sangat tidak mudah untuk melupakan dan merelakan seseorang
yang benar-benar kita cintai dan kita hormati.. Bila sudah saatnya.. dengan cara apapun dia tidak dapat kembali..
dan apakah kesetiaan seseorang yang ditinggal mati kekasihnya adalah salah? apabila dia
memutuskan untuk setia sampai akhir hidupnya? sementara dia dapat melalui hidup
yang lebih baik lagi tanpa diikat oleh bayang-bayang kesetiaan akan cintanya terhadap
kekasihnya yang telah mati?

Sedih memang.. dan segala sesuatunya kita tidak bisa berkehendak.. hanya Tuhan yang Maha Berkehendak. Lalu apa yang bisa
kita lakukan? Fill your life with happines, though you never felt the happiness itself…

manfaatkan waktu sebaik-baiknya
.. terhadap orang yang kita cintai dan sayangi.. perlakukan mereka sebaik mungkin.. berikan
yang terbaik buat mereka.. buktikan bahwa mereka sangat berarti bagi hidup kita..
dan kita juga berarti bagi mereka…
buat kenangan manis sebanyak-banyaknya.. seakan-akan dia tidak akan bisa berada diantara
kita lagi pada hari-hari berikutnya…

pernahkan kita berpikir bahwa seseorang yang pernah menjadi musuh kita sekalipun..
kita akan merasakan kehilangan akan dirinya apabila dia telah tiada.
Apalagi orang yang sangat kita cintai atau sayangi..

sayangnya manusia juga tidak bisa bertindak ideal.. tapi bukan berarti kita tidak bisa
berbuat apa-apa..
Kita adalah kita, aku adalah aku.. dunia kita hanya kita yang tahu..
apa yang terbaik yang bisa kita lakukan
juga hanya kita yang tahu… so.. kapan lagi? Berbuatlah sesuatu sekarang…
sebelum kita tidak bisa berbuat lebih banyak lagi…

Ja… Zutto Ganbatte ne…. Egao no mirai e…

Leave a Reply